Wednesday, 4 February 2015

Penanaman Penyalur Petir



Pada saat tanggal 21.05.2014 Saya ikut Mas Hendra,Mas Joko dan Mas.Zainal ke Change Shift Rica.setelah sesampainya di sana harinya sangat mendukung yaitu berawan dan kami membawa alat sebagai berikut
  • Alat yang digunakan yaitu :
1.      Toolbox set
2.      Kunci Pas Lengkap (untuk semua ukuran)
3.      Alat untuk penggalian atau pelubangan tanah
  • Bahan yang digunakan yaitu :
1.      Spicen
2.      Tembaga
3.      Elektrostatik
4.      Tiang Penyalur Petir
Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk menyalurkan ketanah apabila ada arus bocor atau tegangan sentuh dan untuk penyalur petir.
Dalam melakukan kegiatan ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti keselamatan keja. Memakai APD pada saat bekerja karna sangat penting untuk melindungi diri kita pribadi dari kecelakaan kerja yang tidak disengaja. Adapun beberapa langkah keselamatan kerja yang perlu diperhatikan :
  1. Berdo’a sebelum melakukan kegiatan atau pekerjaan
  2. Mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
  3. Mengecek alat dan bahan yang akan digunakan
  4. Menggunakan alat dan bahan sesuai dengan fungsinya
  5. Tidak bercanda.
  6. Merapikan alat dan bahan yang telah digunakan.
  7. Membersihkan daerah bekas kerja.

Inilah langkah-langkah kerjanya setelah saya berkonsultasi dengan Mas Hendra saat Mas Hendra tidak sibuk atau saat jam istirahat dan inilah langkah kerjanya :
  1. Siapkan material-material yang akan dibutuhkan
  2. Siapkan alat kerja
  3. Survey tempat kerja
  4. Buat titik lubang grounding dan tiang penyalur petir
  5. Buat lubang dengan kedalaman 180 cm
  6. Tanam spicen kedalam lubang grounding
  7. Tanam tiang penyalur petir
  8. Masukan kabel penyalur petir
  9. Pasang Elektostatik
  10. Pasang Bak Kontrol
  11. Terminasi antara kabel penyalur petir dengan grounding
  12. Ukur ohm grounding dengan Manger Eart Tester
  13. Pasang stiker kips
Kesimpulan  :
Jadi, kesimpulannya adalah pelubangannya harus 180 cm dan saat pemasangan spicen gunakanlah tanah liat atau lumpur untuk lubang tersebut






Merangkai lampu Tubel Lamp 36 watt



Pada saat tanggal 16.05.2014 saya meminta Mas.Hendra untuk membimbing saya merangkai Rangkaian Lampu TL 36 watt.Saya merangkai Rangkaian Lampu TL setelah merangkai Rangkaian Lampu HPI-T 400 watt.setelah itu saya mencari cari bekas cessing lampu TL 36 watt yang ada di INSTRUMEN,lalu saya membongkarnya dengan alat sebagai berikut:
  • Alat yang digunakan yaitu :
1.      Obeng (-)
2.      Tang Kombinasi
3.      Cutter
4.      Tang potong
  • Bahan yang digunakan yaitu :
1.      Cessing lampu TL 18 watt 5.   Ballast
2.      Fitting lampu                      6.   Starter
3.      Kabel                                 7.   Ballast
4.      Terminal Power
5.      Bohlam lampu TL 36 watt
Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk mengetahui bagian-bagian dari rangkaian tersebut,apa-apa alat dan bahan yang dibutuhkan,dan bisa merangkainya
Dalam melakukan kegiatan ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti keselamatan keja. Memakai APD pada saat bekerja karna sangat penting untuk melindungi diri kita pribadi dari kecelakaan kerja yang tidak disengaja. Adapun beberapa langkah keselamatan kerja yang perlu diperhatikan :
  1. Berdo’a sebelum melakukan kegiatan atau pekerjaan
  2. Mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
  3. Mengecek alat dan bahan yang akan digunakan
  4. Menggunakan alat dan bahan sesuai dengan fungsinya
  5. Tidak bercanda.
  6. Merapikan alat dan bahan yang telah digunakan.
  7. Membersihkan daerah bekas kerja.


Orang kebanyakan menyebut Lampu TL dengan Lampu Neon tapi untuk perusahaan biasa di sebut Lampu TL.
Dai dalam rangkaian tersebut ada Ballast dan Starter.kenapa harus ada Ballast dan Starter:
Karena Ballast untuk pembatas daya maupun regulator atau tegangan,
sedangkan Starter untuk star awal untuk menghidupkan lampu.
Adapun langkah-langkah kerja yang harus di perhatikan dalam merakit lampu TL sebagai berikut :
  1. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan.
  2. Melakukan pengecekan terhadap alat dan bahan yang akan digunakan.
  3. Lepas lah cessing tersebut.
  4. Cek ballast menggunakan Multitester.
  5. Kebanyakan kerusakannya pada Ballast,Starter dan Bohlam nya.
  6. Setelah itu gantilah ballast nya apabila ballast nya rusak dan begitu juga dengan yang lainnya.
  7. Lalu lakukan terminasi kabel power.
  8. Pasang kembali cessingnya.
  9. Pasang starter dan pasang bohlam lampu TL 36 watt.
  10. Lalu Hubungkan ke kotak kontak dan lihat lampunya menyala atau tidak.
  11. Bila menyala berarti siap pakai atau bisa di bilang Ready dan masukkan lampu TL26 watt yang tadi ke Gudang
  12. Bersihkanlah bekas tempat merangkai ramgkaian lampu TL 36 watt tadi
Kesimpulan  :
Jadi, kesimpulannya adalah saat memasang fitting lampu pastikan dalam keadaan yang sesuai dan begitu juga halnya dengan bohlam lampu TL 36 watt.

Merangkai Lampu HPI-T 400W & 1000W



Di saat pagi sekitar jam 7 lebih setelah meeting saya melihat Mas Hendra masuk ke gudang dan saya menghampirinya dan ternyata mau merangkai Lampu HPI-T 1000 watt sebelum berangkat ke parkiran barat dan kami setelah penggantian lampu HPI-T 2000 watt menjadi 1000 watt Pak Kamarrudin sedang memilah-milah tiang yang ada di dekat sana dan kebetulan di sana ada Lampu HPI-T 400 watt yang sedang bergelantungan tidak terpakai lalu saya langsung saja mengambil tang potong di Toolbox Mas Hendra yang ada di Bak GA 003 dan setelah di ambil lampu tersebut dan menaruh ke Bak mobil tersebut dan siang menjelang sore saya dan Mas Hendra Mengganti kabel-kabelnya dangan yang lebih baik dan disanalah saya di ajarkan bagaimana cara mengupas kabel dengan baik tapi saya tidak terlalu bagus tentang pengupasan kabel tadi tapi saya tetap berusaha dan akhirnya lebih baik dari pada yang sebelum di ajarkan.Inilah alat-alat yang diperlukan:

  • Alat yang digunakan yaitu :
1.      Obeng (-) (+)
2.      Cutter
3.      Tang potong
4.      Multitester
  • Bahan yang digunakan yaitu :
1.      Kabel
2.      Semua komponennya bagus setelah di cek jadi tidak ada pergantian

Dalam melakukan kegiatan ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti keselamatan keja. Memakai APD pada saat bekerja karna sangat penting untuk melindungi diri kita pribadi dari kecelakaan kerja yang tidak disengaja. Adapun beberapa langkah keselamatan kerja yang perlu diperhatikan :
  1. Berdo’a sebelum melakukan kegiatan atau pekerjaan
  2. Mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
  3. Mengecek alat dan bahan yang akan digunakan
  4. Menggunakan alat dan bahan sesuai dengan fungsinya
  5. Tidak bercanda.
  6. Merapikan alat dan bahan yang telah digunakan.
  7. Membersihkan daerah bekas kerja.

Dalam Merangkai Lampu HPI-T 400 watt dan 1000 watt inilah langkah kerjanya
  1. Buka tutup kacanya (apabila sulit gunakan obeng - )
  2. Setelah terbuka mulailah penggantian kabelnya dan rangkai ulang
  3. Jumper Line in Ballast
  4. Out Ballast jumper in Ignitor
  5. Out Ignitor jumper ke Netral
  6. In Ignitor jumper ke Line Lampu
  7. Out Ignitor jumper ke Netral Lampu
  8. Line jumper ke + Kapasitor
  9. Netral jumper ke – Kapasitor
  10. Lakukan Terminasi dan tutup kacanya
  11. Dan lakukan Test Running
Kesimpulan  :
Jadi, kesimpulannya adalah pahami betul penggunan multitester untuk mengcek komponen tersebut apakah baik atau tidak.