Wednesday, 4 February 2015

Merangkai lampu Tubel Lamp 36 watt



Pada saat tanggal 16.05.2014 saya meminta Mas.Hendra untuk membimbing saya merangkai Rangkaian Lampu TL 36 watt.Saya merangkai Rangkaian Lampu TL setelah merangkai Rangkaian Lampu HPI-T 400 watt.setelah itu saya mencari cari bekas cessing lampu TL 36 watt yang ada di INSTRUMEN,lalu saya membongkarnya dengan alat sebagai berikut:
  • Alat yang digunakan yaitu :
1.      Obeng (-)
2.      Tang Kombinasi
3.      Cutter
4.      Tang potong
  • Bahan yang digunakan yaitu :
1.      Cessing lampu TL 18 watt 5.   Ballast
2.      Fitting lampu                      6.   Starter
3.      Kabel                                 7.   Ballast
4.      Terminal Power
5.      Bohlam lampu TL 36 watt
Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk mengetahui bagian-bagian dari rangkaian tersebut,apa-apa alat dan bahan yang dibutuhkan,dan bisa merangkainya
Dalam melakukan kegiatan ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti keselamatan keja. Memakai APD pada saat bekerja karna sangat penting untuk melindungi diri kita pribadi dari kecelakaan kerja yang tidak disengaja. Adapun beberapa langkah keselamatan kerja yang perlu diperhatikan :
  1. Berdo’a sebelum melakukan kegiatan atau pekerjaan
  2. Mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
  3. Mengecek alat dan bahan yang akan digunakan
  4. Menggunakan alat dan bahan sesuai dengan fungsinya
  5. Tidak bercanda.
  6. Merapikan alat dan bahan yang telah digunakan.
  7. Membersihkan daerah bekas kerja.


Orang kebanyakan menyebut Lampu TL dengan Lampu Neon tapi untuk perusahaan biasa di sebut Lampu TL.
Dai dalam rangkaian tersebut ada Ballast dan Starter.kenapa harus ada Ballast dan Starter:
Karena Ballast untuk pembatas daya maupun regulator atau tegangan,
sedangkan Starter untuk star awal untuk menghidupkan lampu.
Adapun langkah-langkah kerja yang harus di perhatikan dalam merakit lampu TL sebagai berikut :
  1. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan.
  2. Melakukan pengecekan terhadap alat dan bahan yang akan digunakan.
  3. Lepas lah cessing tersebut.
  4. Cek ballast menggunakan Multitester.
  5. Kebanyakan kerusakannya pada Ballast,Starter dan Bohlam nya.
  6. Setelah itu gantilah ballast nya apabila ballast nya rusak dan begitu juga dengan yang lainnya.
  7. Lalu lakukan terminasi kabel power.
  8. Pasang kembali cessingnya.
  9. Pasang starter dan pasang bohlam lampu TL 36 watt.
  10. Lalu Hubungkan ke kotak kontak dan lihat lampunya menyala atau tidak.
  11. Bila menyala berarti siap pakai atau bisa di bilang Ready dan masukkan lampu TL26 watt yang tadi ke Gudang
  12. Bersihkanlah bekas tempat merangkai ramgkaian lampu TL 36 watt tadi
Kesimpulan  :
Jadi, kesimpulannya adalah saat memasang fitting lampu pastikan dalam keadaan yang sesuai dan begitu juga halnya dengan bohlam lampu TL 36 watt.

Merangkai Lampu HPI-T 400W & 1000W



Di saat pagi sekitar jam 7 lebih setelah meeting saya melihat Mas Hendra masuk ke gudang dan saya menghampirinya dan ternyata mau merangkai Lampu HPI-T 1000 watt sebelum berangkat ke parkiran barat dan kami setelah penggantian lampu HPI-T 2000 watt menjadi 1000 watt Pak Kamarrudin sedang memilah-milah tiang yang ada di dekat sana dan kebetulan di sana ada Lampu HPI-T 400 watt yang sedang bergelantungan tidak terpakai lalu saya langsung saja mengambil tang potong di Toolbox Mas Hendra yang ada di Bak GA 003 dan setelah di ambil lampu tersebut dan menaruh ke Bak mobil tersebut dan siang menjelang sore saya dan Mas Hendra Mengganti kabel-kabelnya dangan yang lebih baik dan disanalah saya di ajarkan bagaimana cara mengupas kabel dengan baik tapi saya tidak terlalu bagus tentang pengupasan kabel tadi tapi saya tetap berusaha dan akhirnya lebih baik dari pada yang sebelum di ajarkan.Inilah alat-alat yang diperlukan:

  • Alat yang digunakan yaitu :
1.      Obeng (-) (+)
2.      Cutter
3.      Tang potong
4.      Multitester
  • Bahan yang digunakan yaitu :
1.      Kabel
2.      Semua komponennya bagus setelah di cek jadi tidak ada pergantian

Dalam melakukan kegiatan ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti keselamatan keja. Memakai APD pada saat bekerja karna sangat penting untuk melindungi diri kita pribadi dari kecelakaan kerja yang tidak disengaja. Adapun beberapa langkah keselamatan kerja yang perlu diperhatikan :
  1. Berdo’a sebelum melakukan kegiatan atau pekerjaan
  2. Mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
  3. Mengecek alat dan bahan yang akan digunakan
  4. Menggunakan alat dan bahan sesuai dengan fungsinya
  5. Tidak bercanda.
  6. Merapikan alat dan bahan yang telah digunakan.
  7. Membersihkan daerah bekas kerja.

Dalam Merangkai Lampu HPI-T 400 watt dan 1000 watt inilah langkah kerjanya
  1. Buka tutup kacanya (apabila sulit gunakan obeng - )
  2. Setelah terbuka mulailah penggantian kabelnya dan rangkai ulang
  3. Jumper Line in Ballast
  4. Out Ballast jumper in Ignitor
  5. Out Ignitor jumper ke Netral
  6. In Ignitor jumper ke Line Lampu
  7. Out Ignitor jumper ke Netral Lampu
  8. Line jumper ke + Kapasitor
  9. Netral jumper ke – Kapasitor
  10. Lakukan Terminasi dan tutup kacanya
  11. Dan lakukan Test Running
Kesimpulan  :
Jadi, kesimpulannya adalah pahami betul penggunan multitester untuk mengcek komponen tersebut apakah baik atau tidak.

Komisioning Radio unit sarana



Pada tanggal 31.03.2014 sampai tanggal 02.05.2014 saya selalu melakukan komisioning radio baik sendiri,dengan teman atau dengan karyawan yang ada di INSTRUMEN KM 64.komisioning Radio adalah suatu aktivitas atau pengecekan Radio yang dilakukan 3 bulan sekali pada unit sarana seperti ELF,SARANA,dan BUS.

Untuk Melakukan Komisioning Radio caranya tidak sulit yaitu hanya memerlukan alat sebagai berikut :
  • Alat yang digunakan yaitu :
1.      Laptop
2.      Connector
  • Bahan yang digunakan yaitu :
1.      Apps CPS (untuk radio GM3688 dan GM 338)
2.      Apps CPSC (untuk radio gm 3388)
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan apakah Radio masih layak di pakai atau radio tersebut mengalami kerusakan misalnya daya tangkap sinyalnya lemah atau pengiriman suaranya saat PTT nya ditekan suaranya tersendat sendat.
Dalam melakukan kegiatan ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti keselamatan keja. Memakai APD pada saat bekerja karna sangat penting untuk melindungi diri kita pribadi dari kecelakaan kerja yang tidak disengaja. Adapun beberapa langkah keselamatan kerja yang perlu diperhatikan :
  1. Berdo’a sebelum melakukan kegiatan atau pekerjaan.
  2. Mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan.
  3. Mengecek alat dan bahan yang akan digunakan.
  4. Menggunakan alat dan bahan sesuai dengan fungsinya.
  5. Boleh bercanda tergantung suasana ke adaan lingkungan misal sopirnya yaman di ajak bicara kadang – kadang apabila hanya diam saja suasana menjadi kaku jadi untuk lebih hidup untuk hiburan semata saja.
  6. Merapikan alat yang telah digunakan. 


Adapun langkah-langkah kerja yang harus di perhatikan dalam merakit lampu TL sebagai berikut :
  1. Siapkan alat yang akan digunakan.
  2. Melakukan pengecekan terhadap yang akan digunakan pastikan daya bateray laptop masih banyak.
  3. Buka Apps nya tergantung Radio yang akan di Komisioning.
  4. Setelah itu akan ada di suruh untuk memasukkan Password.
  5. Apabila Radio tersebut milik PT.PAMA maka radio tersebut akan dapat di read dan kalau bukan dari PT.PAMA maka tidak akan dapat melakukan komisioning radio.
  6. Apabila saat ingin melakukan komisioning Radio Laptop maupun Notebooknya tidak ada maka kita dapat melihat serial number nya di balik radio tersebut maka radio terpaksa di lepas.
  7. Dan untuk mengetahui berapa id nya pada radio yang dilakukan komisioning maka kita harus memerlukan 2 buah radio.misal ada 2 mobil GA 003 dan GA 007 kan di masing masing unit terdapat 1 buah radio dan channel nya harus di sama akan setelah itu coba tekan PTT nya yang ada di salah satu unit sarana maka di unit sarana lainnya akan muncul id nya.
  8. Setelah itu salinlah serial number dan id nya ke form yang telah di sediakan.
  9. Apabila Formnya habis minta Print akan di Mba.Risa
  10. Setelah di salin maka kita meminta tanda tangan kepada GL yang ada di INSTRUMEN KM 64 misal: Mas.Zainal dan Mas.Tetra
  11. Kalau sudah selesai di tanda tangani lalu berikanlah Form tadi ke Driver yang sarana nya di lakukan komisioning tadi.
  12. Dan Kegiatan di lakukan berulang-ulang sampe sebulan kira-kira jumlah semua unit yang di komisioning ada 300 lebih.

Kesimpulan  :

Jadi, kesimpulan yang dapat saya ambil dari kegiatan ini adalah pastikan Radionya di hidupkan dulu sebelum melakukan komisioning radio karena laptopnya tidak akan dapat membaca kalau radionya mati walaupun connector nya sudah terhubung