Suatu hari yang mendukung yaitu berawan
saya ada pengukuran grounding di Menteng Wara yaitu baru datang dari Pitstop
Fortuner untuk penanaman Tiang Penyalur
Petir dan setiba nya kami datang di tempat untuk pengukuran kami langsung saja
melakukan pengukuran grounding di Menteng Wara KM 73 dengan menggunakan alat
dan bahan sebagai berikut:
Alat :
1.Grounding Tester
2.Elektroda
Bahan:
- Kabel
Grounding tester.
- Grounding.
Tujuan:
- Untuk
mengetahui berapa nilai resistansi pada grounding tersebut.
- Untuk
sebagai pengaman arus yang bocor.
Adapun beberapa langkah keselamatan kerja adalah :
- Sebelum
memulai pekerjaan jangan lupa berdo’a terlebih dahulu agar di beri
keselamatan sat melakukan pekerjaan dan memakai APD yang diwajibkan.
- Siapkan
alat dan bahan yang diperlukan.
- Menggunakan
alat sesuai fungsinya.
- Bekerja
dengan hati-hati.
- Setelah
selesai cek alat,bersihkan alat maupun bahan dan rapikan area tempat
kerja.
Materi singkat
pengukuran grounding :
Pengukuran
grounding adalah suatu tindakan untuk mengetahui nilai resistansi grounding
sistem, dimana standart nilai resistansi untuk grounding umum (penyalur petir)
adalah maksimal 5 ohm dan untuk peralatan elektrolit adalah 2 ohm
Pengukuran
grounding bertujuan untuk mengetahui berapa nilai tahanan yang di periksa pada
area tersebut. Pengukuran grounding dilakukan secara berkala karena nilai
tahanan grounding bisa naik turun, tahanannya turun apabila tidak ada petir
atau hujan, dan begitu pula sebaliknya
Langkah kerja
pengukuran grounding :
- Siapkan
alat dan bahan yang diperlukan.
- Posisi
grounding tester dalam keadaan mati.
- Colokan
kabel hijau kegrounding tester lalu jepitkan kekabel grounding.
- Colokan
kabel kuning kegrounding tester lalu bentangkan kabel dan tancapkan
ketanah yang lembab dan ulangi langkah tersebut untuk kabel yang merah.
- Lakukan pencarian tanah yang
mudah ditancapkan. Hindari penanaman grounding road di daerah tanah
berbatu atau berpasir, disamping penancapannya yang susah ,
juga kurang bagus untuk pembumian.
- Kemudian
jepitkan kabel tersebut kebesi tancap yang di tancapkan ke tanah.
- Lalu
hidupkan grounding tester dengan arah slector swicthnya ke 20 ohm.
- Jika diukur tanahannya
kurang jelas maka pindahkan posisi kabel kuning dan kabel merah ke tempat
yang lebih lembab.
- Setelah
didapatkan nilai tanahan grounding, kemudian matikan grounding tester lalu
lepas kabel kuning, merah, hijau.
- Rapikan
peralatan dan cek alat dan bahan kemudian bersihkan tempat kerja.
Kesimpulan :
Grounding road yang paling bagus adalah pipa padat yang terbuat dari
tembaga. Disamping sebagai daya hantar yang kuat, tembaga tidak mudah berkarat.
Anda perlu memeriksa barang tersebut saat pembelian, karena kadang
kadang banyak pipa yang dijual kelihatannya terbuat dari bahan tembaga padahal
bagian dalamnya adalah besi biasa tapi bagian luarnya disepuh dengan tembaga.
Untuk menchecknya anda bisa memotong secara diagonal maka
akan kelihatan apakah asli atau tidak.